5 Desember 2021 - 21:20
Pelataran Sayidah Fatimah az-Zahra di Haram Imam Ali as Sebentar lagi Diresmikan

"Pelataran Sayidah Fatimah az-Zahra akan diresmikan menjadi bagian dari kompleks Haram Imam Ali as di kota Najaf bertepatan dengan peringatan hari kelahiran putri Nabi Muhammad saw tersebut."

Menurut Kantor Berita ABNA, Direktur Budaya dari Markas Besar Rekonstruksi Atbat Aaliyat Milad Javadi berkata, "Pelataran Sayidah Fatimah az-Zahra akan diresmikan menjadi bagian dari kompleks Haram Imam Ali as di kota Najaf bertepatan dengan peringatan hari kelahiran putri Nabi Muhammad saw tersebut."

Milad Javadi menyampaikan peresmian pelataran Sayidah Fatimah az-Zahra sa tersebut akan dilakukan pada bulan Februari 2022. Ia menambahkan, "Pelataran ini terletak di sebelah pelataran lama Haram Imam Ali as. Semua proyek - kecuali museum - hingga dua bulan ke depan sudah terselesaikan."

Pejabat budaya dari markas besar untuk rekonstruksi tempat-tempat suci negara tersebut lebih lanjut mengatakan, "Struktur beton pelataran Sayidah Zainab sa akan selesai pada saat yang sama dengan kelahirannya. Saat ii  fase pembenahan sudah akan dimulai."

Dikatakannya, Markas Rekonstruksi Atbat Aaliyat telah menyelesaikan 180 proyek rekonstruksi sejak awal kegiatannya dan saat ini sedang dalam proses penyusunan rencana.

Javadi mengumumkan peningkatan 30% dalam partisipasi rakyat untuk membantu membangun kembali tempat suci Aaliyat dan mengatakan, "Mengadakan ziarah secara virtual dengan mendaftar di situs dan komunikasi video langsung dengan Haram Imam Husain as pada Jumat malam, termasuk kegiatan budaya markas rekonstruksi situs suci Yang telah diterima dengan baik oleh orang-orang sejak dimulai tahun lalu."

Perlu disebutkan bahwa "Proyek Besar Pelataran Sayidah Fatimah az-Zahra  sa, adalah mahakarya arsitektur Islam dan salah satu proyek teknik sipil terbesar dalam sejarah tempat suci. Perancang, pelaksana dan pendiri proyek ini adalah "Markas Besar untuk Rekonstruksi Kuil Suci" di Republik Islam Iran, yang diselesaikan dengan koordinasi penuh dengan Pengadilan Wakaf Syiah Irak dan Haram Imam Ali as dalam beberapa tahun terakhir.

Pelataran Sayidah Fatimah az-Zahra sa dibangun dengan luas lebih dari 60.000 meter persegi, empat kali ukuran halaman lama tempat suci dan mencakup 4 lantai dan beberapa serambi besar. Selain tempat ibadah dan ziarah, proyek tersebut mencakup pembangunan Museum Haram, Perpustakaan Astan (dengan kapasitas satu juta buku dan dilengkapi dengan bengkel restorasi naskah) dan nave besar untuk kelas seminari dan ceramah agama. Aula doa besar, rumah tamu untuk peziarah, kamar mandi dan ruang makan untuk pelayan Haram adalah bagian lain dari pelataran ini. Setelah diresmikan pelataran ini sudah bisa dimanfaatkan peziarah untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam pelayanan berziarah.